SELAMAT KONTINGEN UI DI PIMNAS BALI 2010
Meski hanya 6 Tim (tidak sesuai dengan harapan), semoga 6 yang ada bisa menjadi semakin fokus dan optimal.
Berikut nama-nama yang lolos PIMNAS 2010 di Universitas Mahasaraswati Denpasar BALI.
PKM Kewirausahaan
Ketua : Alfira Fitrananda /Sistem Informasi/ Fasilko
Anggota :
1.Adzar Karomy /Sistem Informasi/ Fasilkom
2.Ahmad Mahmudi Yunus /Sistem Informasi/ Fasilkom
3.Akhmad Rahadian Hutomo /Sistem Informasi/ Fasilkom
4.Alfadesta /Sistem Informasi/ Fasilkom
Pembimbing :
Putu Wuri Handayani, M.Sc
PKM Penelitian
Ketua : Didit Kuncorojati /Teknik Kimia/FT
Anggota :
1.Annisa Shaira Dewi /Teknik Kimia/FT
2.Kenny Lischer /Teknik Kimia/FT
Pembimbing :
Dr. Ir. Slamet, MT
PKM Teknologi dan Inovasi
Ketua : Bigzaman /Ilmu Komputer/Fasilkom
Anggota :
1.Ade Kurniawati /Ilmu Komputer/Fasilkom
2.Andreas Senjaya /Ilmu Komputer/Fasilkom
3.Yasmin Khairina /Ilmu Komputer/Fasilkom
Pembimbing :
Dr. Hisar Maruli Manurung
PKM Gagasan Tertulis
Ketua : Mansyur Ridho /Sosiologi/FISIP
Anggota :
1.Tri Mukhlison Anugrah/Ilmu Ekonomi/FE
2.Bigzaman /Ilmu Komputer/Fasilkom
Pembimbing :
Rissalwan Habdy Lubis, M.Si.
Ketua : Nisa Yulianti /Farmasi/FMIPA
Anggota :
1.M. Gama Ramdahan /Farmasi/FMIPA
2.Offi Eka Hartisyah /Farmasi/FMIPA
Pembimbing :
Santi Purna Sari, M.Si., Apt
Ketua : Dani Ariyanto /Teknik Mesin/ FT
Anggota :
1.Abdurrahman Wahid
2.Nurusysyifa Dwi Handayaningsih
Pembimbing :
Ardiyansyah, ST., M.Eng.
untuk lebih lengkap, silahkan download di http://dp2m.dikti.go.id/
DILEMA KEBANGGAAN MAPRES UI 2010
Sebelum diumumkan juara utama 1, 2, dan 3, Manajer Mahalum FK terlebih dahulu mengumumkan orang-orang yang terbaik dalam kemampuan bahasa Inggris dan Karya Tulis. Berikut penghargaan dalam Kemampuan Bahasa Inggris:
Terbaik 3 Tantia Dian Permata Indah (FE)
Terbaik 2 Naufal (FH)
Terbaik 1 Caroline Rainintha Siahaan (FISIP)
Penghargaan dalam Karya Tulis :
Terbaik 3 Caroline Rainintha Siahaan (FISIP)
Terbaik 2 Tantia Dian Permata Indah (FE)
Terbaik 1 Felix Chikita (FK)
Pengumuman kategori Kemampuan Bahasa Inggris dan Karya Tulis tergolong tidak biasa diumumkan karena tahun-tahun sebelumnya langsung diumumkan peringkat 1, 2, dan 3 Mapres Utama UI. Barulah kemudian diumumkan Juara MAPRES Utama UI 1, 2, dan 3. Hal yang tidak sama dengan tahun sebelumnya, nilai-nilai ketiga peringkat tersebut tidak diumumkan. Berikut Juaranya :
Juara 3 : Felix Chikita (FK UI 2007)
Juara 2 : Andreas Senjaya (FASILKOM 2007)
Juara 1 : Tantia Dian Permata Indah (FE 2006)
Dengan diumumkannya juara ini, terhitung 2 kali berturut-turut FE telah berhasil menjuarai kompetisi MAPRES UI. Tahun 2009 tercatat Muchdlir Zauhariy (alumni SMAN 2 Jombang) sebagai juara 1 Mapres Utama UI yang juga sama-sama angkatan 2006 dengan mapres Utama UI saat ini.
Kompetisi Mapres kali ini terus terang menjadi dilema tersendiri bagi saya pribadi. Pasalnya saya cukup dekat dengan beberapa finalis Mapres Utama UI. Di satu pihak, sebagai mahasiswa FISIP saya punya keterikatan moral dan harapan agar Mapres FISIP lah yang mengjadi juara Mapres Utama UI yaitu Rainintha Siahaan. Di pihak lain, sebagai peserta sekolah kepemimpinan PPSDMS Nurul Fikri saya juga punya keterikatan moral peserta dari PPSDMS lah yang menjadi juara yaitu Andreas Senjaya dari FASILKOM dan Ariyadul Qolbi dari FT. Di pihak lain pula, sebagai penerima beasiswa Goodwill Internasional saya juga punya interest untuk mendukung Hafiza mapres utama FIK.
Inilah dilema yang saya maksud. Di satu sisi saya sangat menyayangkan Rain Mapres Utama FISIP yang harus puas dengan duduk di peringkat 5 MAPRES Utama UI. Sedangkan jelas-jelas sebelumnya diumumkan bahwa dia terbaik pertama di kemampuan bahasa Inggris dan Terbaik ketiga dalam Karya Tulis. Secara hitungan kedua aspek tersebut layaknya dia menjadi juara 1, atau paling tidak tetap masuk 3 besar. tapi ternyata tidak. Kesimpulan yang didapatkan jelas Rain ternyata jatuh di aspek nilai CV yang besarannya 30 persen dari total keseluruhan penilaian. Tapi di sisi lain saya juga harus mengakui kalau turut bahagia dengan raihan prestasi Ariyadul Qolbi FT yang berhasil menyabet peringkat 4 dan Andreas Senjaya sebagai Runner Up MAPRES Utama UI.
Diluar dilema tersebut, yang jelas saya bangga punya rekan-rekan hebat seperti kalian semua. Untuk Rain mapres utama terbaik FISIP UI 2010..bagi saya dan bagi FISIP tentunya, kamu telah menunjukkan usaha terbaikmu. Jadi apapun hasilnya.. saya yakin tidak akan mengurangi rasa bangga FISIP UI terhadapmu. Untuk Hafiza, kami rekan-rekanmu di Goodwill Internasional tetap bangga padamu.. Dan saya yakin begitu pula dengan teman-temanmu di FIK.
Untuk semua Juara..jadikanlah gelar yang kalian emban sekarang sebagai tanggung jawab untuk memberikan contoh yang terbaik dan memberikan kontribusi nyata kalian bagi UI khususnya dan bagi orang-orang di sekitar kalian. Harumkan terus almamater tercinta Universitas Indonesia. Meskipun jujur, saya juga sedikit mengalami dilema dalam hal ini. Karena malam yang bersamaan saya mendapatkan kabar bahwa rekan saya satu almamater SMAN 2 Jombang berhasil menjadi Juara Mapres Utama Universitas Brawijaya Malang, Zulfikar Syam Bani Ulhaq FK UB 2006.
Tapi tentu dalam hal ini saya juga harus tetap mendukung sesuai proporsi saya. UI adalah kampusku tercinta. Selamat bertanding lagi rekan-rekanku di tingkat Nasional. semoga hasil yang terbaik yang didapat.
JAYALAH TERUS INDONESIA
BERSIAP UNTUK PIMNAS 2010 DI BALI
1. PKM Pengabdian Masyarakat (PKMM)
2. PKM Penelitian (PKMP)
3. PKM Teknologi dan Inovasi (PKMT)
4. PKM Kewirausahaan (PKMK)
5. PKM Gagasan Tertulis (PKMGT)
6. PKM Artikel Ilmiah (PKMAI)
PKM nomor 1 sampai dengan nomor 4 adalah PKM yang sudah mulai diproses sejak bulan Oktober tahun sebelumnya. PKM tersebut mengharuskan setiap tim yang mengikuti untuk mengajukan proposal terlebih dahulu. setelah itu DIKTI akan mengumumkan pada bulan Desember-Januari, proposal mana yang disetujui dan didanai. Tahap selanjutnya, tiap-tiap tim yang sudah disetujui proposalnya diberikan waktu untuk mengimplementasikan programnya seolama kuran lebih 3 bulan.
Bagi teman-teman yang sudah berhasil melewati tahap tersebut, bersiaplah untuk melakukan tahap MONEV. MONEV merupakan tahap monitoring dan evaluasi hasil implementasi program yang telah dijalankan. Persiapkan dengan sebaik mungkin untuk para tim PKM UI untuk melaksanakan MONEV tanggal 24 sampai dengan tanggal 26 Mei 2010. Jika berhasil dalam tahap monev ini, maka kalian berhak maju ke PIMNAS yang tahun 2010 ini akan diselenggarakan di Universitas Mahasaraswati Denpasar BALI.
Berikutnya yang tidak kalah pentingnya adalah PKMGT yang teman-teman sudah mengajukan pada bulan Maret 2010. Maka terus update pengumumannya di http://dp2m.dikti.go.id/. PKMGT yang berhasil dinyatakan lolos, maka dia berhak melakukan presentasi di Ajang PIMNAS yang rencanannya digelar bulan Juli Minggu ke 2.
Jenis PKM dari nomor satu sampai dengan nomor lima, Jika teman-teman lolos ke PIMNAS, yang perlu dipersiapkan selain bahan presentasi adalah Poster dari PKM kalian masing-masing. Jadi poster dalam hal ini bukan lomba yang terpisah dari PKM. Meskipun demikian juara Poster bisa berbeda dengan juara PKM itu sendiri. Setiap peserta PKM mempunyai kesempatan menjadi pemenang PKM itu sendiri dan/ atau lomba poster.
Berbeda dengan PKM yang sudah disebutkan dari nomor satu sampai dengan nomor lima, PKMAI tidak melewati tahap presentasi di PIMNAS. jadi PKMAI cukup mendapatkan penghargaan dan karyanya akan dibukukan.
Jika teman-teman UI ada yang mengetahui dirinya lolos ke PIMNAS, silahkan hubungi saya di nomor: 085718570740 atau 021 995 82 282. Akan ada coaching bagi kalian sebelum berjuang di Bali nanti.
Sebagai info, ketua Kontingen UI untuk PIMNAS 2010 adalah Bapak Rissalwan Habdy Lubis, S.SOs, M.Si. Beliau adalah manajer kemahasiswaan dan hubungan alumni FISIP UI. Sedangkan tim coaching untuk kontingan UI adalah Pak Adila (mahalum Fasilkom), Pak Banu (Mahalum FE), dan saya sendiri.
Semoga kkontingen UI dapat mempersembahkan prestasi yang terbaik bagi UI di PIMNAS 2010 Bali.
KEEP UP YOUR SPIRIT & YOUR SMILE :-D
PENGUMUMAN SIMAK UI DIAJUKAN
Bagi yang sedang mengkuti SIMAK UI, semoga mendapatkan hasil yang terbaik.
SALAM SEMANGAT ^_^
FINALLY KEADILAN TERKUAK
DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA
Heru Susetyo, SH. LL.M. M.Si., Staf pengajar tetap FH-UI, NIP 0506050065 dan Advokat yang tergabung dalam Persatuan Advokat Indonesia (PERADI) dengan No. Kartu Advokat C.99.10478 yang dalam hal ini bertindak selaku yang dipercaya dan diamanahkan oleh para pihak sebagai ARBITER TUNGGAL pada perselisihan penetapan calon Majelis Wali Amanat (MWA) UI Unsur Mahasiswa (UM) dalam Pemilihan Raya IKM UI 2009 antara :
(1) Dwizatmiko, NPM 06060911451, Mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya jurusan Filsafat angkatan 2006, beserta Para KUASA HUKUM-nya yang selanjutnya disebut sebagai PEMOHON.
(2) Dewan Perwakilan Mahasiswa UI yang dalam hal ini diwakili oleh Fajar Eka Setiawan, Mahasiswa Fakultas Teknik UI, selaku Ketua DPM UI, yang selanjutnya disebut sebagai TERMOHON.
(3) Panitia Pemira IKM UI 2009 yang dalam hal ini diwakili oleh A. Fakhrul Arrozi, yang selanjutnya disebut sebagai PIHAK TERKAIT I.
(4) Bhakti Eko Nugroho, Mahasiswa FISIP UI jurusan Kriminologi angkatan 2006, beserta Para KUASA HUKUM-nya, yang selanjutnya disebut sebagai PIHAK TERKAIT II.
DUDUK PERKARA
PEMOHON mengajukan permohonan pengujian Ketetapan DPM UI NO. 19/ TAP/ DPM UI/ XI/ 2009 tentang Tanggapan atas Nota Keberatan Sdr Dwizatmiko
PERTIMBANGAN HUKUM
dst
KONKLUSI
1. Mengenai Status Vokasi dan Fakultas
• Pasal 30 UU DPM IKM UI No. 4 tahun 2009 tentang Pemilihan Raya Ikatan Keluarga Mahasiswa Universitas Indonesia dan Tata Tertib Pemira IKM UI 2009 tidak menjelaskan dan menyebutkan secara definitif tentang pengertian fakultas dan vokasi selain menjelaskan persyaratan dukungan minimal dari fakultas-fakultas dengan besaran mahasiswa yang berbeda.
• Pasal 30 Keputusan Rektor UI No. 696A/ SK/ R/ UI/ 2008 tentang Penyelenggaraan Program Vokasi UI menyebutkan bahwa peraturan tersebut berlaku untuk mahasiswa program vokasi angkatan 2008 dan seterusnya, sedangkan bagi mahasiswa angkatan 2007 dan sebelumnya berlaku peraturan sesuai dengan yang tercantum dalam buku Himpunan Peraturan Akademik UI tahun 2007.
• Bahwasanya nomenklatur untuk program studi vokasi pada Keputusan Rektor UI No. 472/ SK/ R/ UI/ 2006 tentang Cuti Akademik Mahasiswa UI, dan dalam Keputusan Rektor UI No. 482/ SK/ R/ UI/ 2006 tentang Kartu Identitas Mahasiswa UI, dan dalam Keputusan Rektor UI No. 491/SK/ R/ UI/ 2004 tentang Tata Cara Penyelesaian Kegiatan Pendidikan di UI adalah Pendidikan Vokasi.
• Memperhatikan Keputusan Rektor Universitas Indonesia No. 492/ SK/ R/ UI/ 2008 tentang Pembentukan Program Vokasi Universitas Indonesia.
• Memperhatikan Ketetapan Majelis Wali Amanat UI No. 004/ TAP/ MWA-UI/ 2008 tentang Norma Penyelenggaraan Program Pendidikan Vokasi di UI.
• Memperhatikan keterangan tertulis yang disampaikan oleh Pihak Terkait II berupa transkrip wawancara dengan Direktur Program Vokasi (Bapak Hikam) yang menyatakan bahwa program vokasi tidak memiliki perbedaan dengan fakultas, ketua program vokasi berada di bawah Rektor, artinya setara dengan fakultas.
• Memperhatikan keterangan lisan dari Direktur Kemahasiswaan UI, Dr. Kamarudin pada 5 Desember 2009, mengenai status fakultas dan vokasi yang pada intinya menyatakan bahwa Program Vokasi secara de jure adalah entitas yang berstatus setingkat fakultas mulai tahun 2008 walaupun secara de facto masih belum memiliki ruang pengelolaan administrasi dan perkuliahan yang terpisah. Saudara Kamarudin secara tegas juga menyatakan bahwa mahasiswa program studi vokasi angkatan sebelum tahun 2008 adalah tidak termasuk mahasiswa Program Vokasi sebagaimana yang dimaksud pada Keputusan Rektor UI No. 696A/ SK/ R/ UI/ 2008 tentang Penyelenggaraan Program Vokasi UI, namun tetap diakui sebagai mahasiswa UI dengan status mahasiswa pendidikan vokasi.
2. Mengenai Pengujian terhadap TAP No. 19/ TAP/ DPM UI/ XI/ 2009
• Mempertimbangkan keterangan ahli secara lisan yang disampaikan oleh Topo Santoso, Ph.D, staf pengajar FHUI dan pakar hukum pemilu pada 6 Desember 2009 yang menyatakan bahwa aturan perundang-undangan setingkat UU Pemilu ataupun turunannya harus memuat aturan yang tegas dan terperinci, utamanya ketika terkait dengan sah atau tidaknya pencalonan dan sah tidaknya pemungutan suara.
• Mempertimbangkan keterangan ahli secara lisan yang disampaikan Topo Santoso, Ph.D yang menyatakan bahwa UU Pemilu dan turunannya haruslah memuat aturan yang tegas dan terperinci, aturan mana harus lahir sebelum proses pelaksanaan pemilu dimulai.
• Memperhatikan keterangan ahli secara lisan yang disampaikan oleh Dr. Fatmawati, pakar Hukum Tata Negara FHUI, pada 6 Desember 2009 yang pada intinya menyatakan bahwa penafsiran terhadap perundang-undangan setaraf UU Pemilu harus dilakukan dengan penafsiran historical intent atau penafsiran sistematik, tidak melalui penafsiran sosiologis.
• Memperhatikan keterangan ahli secara lisan yang disampaikan oleh Dr. Fatmawati yang menyatakan bahwa apabila sesuatu peraturan perundang-undangan tak memiliki ketentuan tentang sesuatu hal yang penting, seperti halnya aturan mengenai vokasi dan fakultas, maka sama artinya bahwa ketentuan tersebut memang tidak diatur.
AMAR PUTUSAN
MENGADILI
1. Mengabulkan permohonan dari Pemohon sebagian dan menolak sebagian.
2. Menetapkan bahwa Program Vokasi yang berjalan mulai tahun 2008 dan seterusnya adalah entitas yang berstatus setingkat fakultas ataupun lembaga pendidikan setingkat fakultas yang berada langsung di bawah Universitas.
3. Menetapkan bahwa program studi yang melaksanakan pendidikan vokasi yang berjalan sebelum tahun 2008 adalah program studi vokasi yang berada di bawah fakultas, oleh karenanya tidak setara dengan fakultas.
4. Menetapkan bahwa mahasiswa program Diploma (D1,D2,D3 dan D4) angkatan 2006 dan 2007 ataupun sebelumnya adalah mahasiswa pendidikan vokasi dan bukanlah mahasiswa Program Vokasi sebagaimana yang dimaksudkan dalam Keputusan Rektor No. 492/ SK/ R/ UI/ 2008 jo Keputusan Rektor UI No. 696A/ SK/ R/ UI/ 2008.
5. Menetapkan bahwa perbedaan status pendidikan vokasi sebagai di bawah fakultas sebelum tahun 2008 dan setingkat fakultas setelah tahun 2008 dengan nama Program Vokasi adalah tidak dijelaskan dan disebutkan secara definitif dalam UU Pemira IKM UI 2009 dan dalam Tata Tertib Pemira.
6. Menetapkan bahwa penafsiran sosiologis yang digunakan DPM UI dalam mengeluarkan TAP DPM No. 18/ TAP/ DPM UI/ XI/ 2009 dan TAP No. 19/ TAP/ DPM UI/XI/ 2009 adalah tidak tepat digunakan untuk memutus perselisihan penetapan calon MWA UI UM pada Pemira IKM UI 2009.
7. Menetapkan bahwa TAP No. 19/ TAP/ DPM UI/XI/ 2009 adalah batal demi hukum.
8. Menetapkan bahwa TAP No. 15/TAP/ DPM UI/ XI/ 2009 adalah batal demi hukum karena bagian konsiderans-nya mengandung pernyataan yang tidak tepat tentang status vokasi dan fakultas di Universitas Indonesia.
9. Memerintahkan kepada DPM UI untuk menyelenggarakan proses percalonan ulang dan verifikasi ulang khusus untuk calon MWA UM UI No. 2 (Pemohon) dengan memerintahkan kepada Pemohon untuk memperoleh dukungan dari mahasiswa program vokasi angkatan 2008 dan 2009 saja.
10. Menetapkan bahwa dukungan dari mahasiswa fakultas-fakutas non program vokasi untuk kedua calon MWA UI UM NO. 1 dan 2 adalah tidak perlu diverifikasi lagi.
11. Memerintahkan kepada DPM UI untuk menyelenggarakan pemungutan suara ulang di PEMIRA UI 2009 khusus untuk calon MWA UI UM.
12. Menyerahkan kepada DPM UI untuk menentukan jadwal percalonan ulang dan verifikasi ulang untuk calon MWA UM UI No. 2 (Pemohon) serta jadwal pemungutan suara ulang untuk Pemira UI 2009 khusus untuk calon MWA UI UM.
13. Merekomendasikan kepada DPM UI untuk mengamandemen UU No. 4 tahun 2009 dan peraturan turunannya dengan memasukkan secara jelas dan tegas klausul pengertian fakultas dan vokasi .
14. Menyatakan bahwa keputusan arbitrase ini bersifat final dan mengikat untuk para pihak.
Depok, 6 Desember 2009
Arbiter
Heru Susetyo, SH. LL.M. M.Si.
FARID BUKAN TRANSFORMER
Saya mengenal Farid sejak saya duduk di Semester 1 di FISIP UI. Meski berbeda jurusan, saya sering berinteraksi dengan Farid dalam forum muslim angkatan yang disebut Sajadah. Farid tidak lain adalah ketua forum sajadah itu. Dua tahun berikutnya, ternyata saya semakin didekatkan dengan diterimanya kami berdua di asrama pembinaan PPSDMS Nurul Fikri. Di asrama tersebut kami dibagi dua orang setiap kamar yang akan terus ditukar pasangan setiap kamarnya dalam tiga bulan sekali. Dalam tiga bulan kedua saya satu kamar dengan Farid dan satu tahun lebih saya satu asrama denganya. Pengalaman ini membuat saya semakin mengenal sosok Farid rekan sefakultas saya ini.
Sosok Farid di mata saya adalah orang dengan penuh kesederhaan. Dibesarkan dari keluarga yang kental dengan budaya betawi ternyata membuat dia sangat supel dalam pergaulan sehari-hari. Dia pribadi yang bisa bergaul dengan siapa saja. Gaya bicaranya yang berapi-api ternyata sebanding dengan ide-ide segar yang dibawakan dengan sedikit jok yang menambah pembicaraannya semakin menyita perhatian orang di sekelilingnya.
Dari hari ke hari berinteraksi dengan Farid semakin menguatkan kesimpulan saya bahwa Farid Septian yang saya kenal ternyata BUKAN TRANSFORMER yang ada dalam Film Holywood yang pernah saya tonton. Dia bukan mobil yang bisa bertransformasi menjadi robot besar yang coba membantu manusia menyelamatkan keberlangsungan kehidupan di muka bumi. Dia bukan transformer yang turun dari planet lain. Dia bukan transformer, sosok tokoh fiktif yang diimajinasikan oleh sang penulis. Tapi dia adalah seorang mahasiswa berkarakter kuat yang membawa visi transformasi pada tubuh BEM UI 2010 mendatang menuju BEM UI yang lebih dekat dan bermanfaat. Bagi saya, visi transformasinya Farid bukanlah suatu pilihan kata yang digunakan untuk kepentingan kampanye belaka. Tapi hal ini sudah pernah diwujudkan oleh Farid dalam organisasi yang pernah dia pimpin sebelumnya.
Memang transformasi yang Farid bawa sebelumnya tidak tersirat secara tertulis dalam visi misinya. Namun, transformasi ini telah menjadi jiwa yang mengokohkan visi misi yang ia bawa dalam Forum Studi Islam (FSI) FISIP UI yang ia pimpin. FSI dengan kepemimpinannya ditransformasikan menjadi Badan Otonom yang lebih berwarna dalam bidang gerakan dan program kerja. FSI yang lebih dekat dengan mahasiswa/i FISIP UI. FSI yang aktif menjalin hubungan baik dengan lembaga kemahasiswaan lain di FISIP UI dan jajaran kemahasiswaan serta dekanat FISIP UI. FSI dengan kinerja yang lebih profesional secara manajerial sehingga menghantarkan FSI FISIP UI menjadi Badan Otonom terbaik di FISIP UI.
Setelah masa kepemimpinannya di FSI usai, Farid ternyata dilanda dilema. Dia diminta oleh Tiko-Nanda (Ketua dan Wakil Ketua BEM UI saat itu) untuk membantu mereka dalam menempati posisi Kepala Departemen Politik dan Hukum (Polhum). Farid merasa dirinya tidak cukup kompeten menempati jabatan tersebut. Namun, bujukan dan dorongan terus melanda Farid saat itu. Dia pun kemudian mencoba meminta pertimbangan dari beberapa pihak terkait tawaran ini. Dia belum mengiyakan tawaran Tiko-Nanda saat itu. Tidak hanya sekedar meminta pertimbangan, namun ia pun mencoba mempelajari seluk beluk polhum terlebih dahulu. Beberapa dokumen terkait Polhum saya jumpai di atas meja belajarnya. Ketika saya masuk kamar tidak jarang saya jumpai, Farid sedang serius berkutat dengan dokumen-dokumen itu. Farid tidak punya komputer sendiri. Oleh karena itu, dia minta ijin untuk menggunakan komputer saya. Tidak jarang saya menjumpai komputer saya masih menyala di malam hari dengan Farid tertidur di depannya. Kemudian saya coba mematikan komputer yang masih menyala tersebut dan menutup satu demi satu file yang masih terbuka. Terlihat di situ file-file yang dibuka adalah file-file terkait departemen polhum dan terkait pergerakan beserta file tugas kuliahnya. Padahal saya tahu, beberapa tugas kuliahnya menumpuk kala itu. Namun, dari sekian file, ternyata didominasi oleh file-file terkait polhum dan pergerakan mahasiswa. Di saat sepertiga malam sering saya terbangun, dan melihat Farid berdiri di samping tempat tidur saya menghadap ke arah kiblat menunaikan sholat malam. Ia pun mencoba mengajak saya untuk sholat malam pula. Setelah itu, kami berangkat ke Masjid untuk menunaikan Sholat Shubuh berjamaah. Seusai sholat Shubuh kami kembali ke Asrama, kemudian dibukanya Al-Qur’an dan membacanya beberapa lembar. Usai itu ternyata ia kembali di hadapan komputer dan kembali membuka file-file polhumnya. Sejenak dia mengalihkan pandangannya dari komputer ke arah dokumen-dokumen polhum yang ada di meja belajarnya kemudian kembali berkutat dengan bacaan yang ada dalam komputer. Situasi seperti ini, hampir setiap hari saya lihat. Bagi Farid tawaran jadi kadep polhum adalah tawaran yang tidak mudah begitu saja ia terima. Dari sini saya jadi tahu bahwa Farid bukan tipe orang yang dengan mudah mengiyakan suatu tanggung jawab sebelum ia tahu betul seluk beluk tanggung jawab yang akan ia pegang.
Singkat cerita, posisi sebagai kadep polhum pun ia terima. Tapi ternyata upaya dia untuk terus belajar tentang polhum dan pergerakan mahasiswa tidak lantas berhenti begitu saja. Bahkan bisa dibilang semakin keras usahanya (learning by doing). Berbagai dokumen pun ia persiapkan untuk benar-benar menjalankan tanggung jawabnya tersebut. Komputer saya pun sampai sekarang masih ada dokumen-dokumen polhumnya. Saya jadi sedikit tahu tentang polhum itu sendiri sampai SOP Aksi yang dibuat.
Sebagai teman dekat, Farid adalah sosok pendengar yang baik, yang mau mendengarkan keluh kesah dan tidak jarang ia memberikan saran solutif bagi saya. Dalam bergaul, ia adalah sosok yang tanggap dengan kondisi di sekelilingnya. Meski dia sendiri saya tahu sedang kesusahan, namun ia selalu ingin memberikan uluran tangan bagi teman-temannya yang sedang kesusahan dengan segala keterbatasan yang ada. Farid bukanlah sosok yang sempurna. Tentu ada beberapa kekurangan yang ia miliki.. Namun, yang menjadi saya salut adalah dengan segala keterbatasan dan kekurangannya itu, ia sangat terbuka dengan saran dan kritik yang kemudian ia gunakan sebagai bahan untuk terus belajar dan memperbaiki diri.
“Teruntuk Farid sahabatku: di setiap langkah perjuangan pasti tidaklah mudah..aral melintang tentulah ada.. Teruslah melaju..terjang arus dan ombak itu...Ada orang yang suka dan ada yang tidak..Itu wajar sekali.. Yang menjadi poin penting adalah seberapa besar kemauan dan usaha konkrit kita untuk terus memperbaiki diri, luruskan niat, mendengar setiap keluh kesah dan menggunakannya untuk terus Belajar…”
SELAMAT PARA JUARA OIM UI 2009
Finally, OIM UI 2009 berakhir dengan gegap Gempita. Selamat Bagi para Juara OIM UI 2009. Bagi semua Peserta OIM UI 2009, teruslah tingkatkan prestasi kalian di ajang-ajang lomba yang lain...
KEEP UP YOUR SPIRIT & YOUR SMILE :-)
BERIKUT DAFTAR JUARA OIM UI 2009
PKM GT
| JUARA | Fakultas | Penulis | NPM | Judul Karya | Total Nilai |
| 1 | Ilmu Sosial dan Ilmu Politik | Andi Rosilala | 0706291193 | Strategi Implementasi Social Development Daerah-Daerah Tertinggal Di Wilayah Perbatasan Melalui Mekanisme Tax Reduction By Offered Convertion Berbasis Korporasi | 1915 |
| Candra Krisna Hendrawan | 0606098035 | ||||
| 2 | Kedokteran Gigi | Pralita Kusumawardhani | 0606067061 | Kontribusi Kedokteran Gigi Forensik dalam Identifikasi Korban Bencana Massal di Indonesia | 1904 |
| Stephani Dwiyanti I | 0606067194 | ||||
| Theodora Elien | 0606067225 | ||||
| 3 | Kedokteran | Bayushi Eka Putra | 0806323800 | Penggunaan Kayu Manis sebagai Terapi Alternatif Penyakit Diabetes Militus Tipe 2 | 1862 |
| Eko Arianto | 0806323920 |
Essay Pemikiran Kritis
| JUARA | Fakultas | Penulis | NPM | Judul Karya | Total Nilai |
| 1 | Ilmu Sosial dan Ilmu Politik | Muhammad Iqbal | 0706285285 | Kebijakan Impor Beras dari Vietnam di Tahun 2009 “Ketahanan Pangan yang Memiskinkan” | 1770 |
| 2 | Hukum | Putri Kusuma Amanda | 0505002018 | Kritisi Undang-Undang Nomor 3 Tahun 1997 Tentang Pengadilan Anak Terhadap Pemenuhan Hak Anak di Indonesia | 1723 |
| 3 | Teknik | Rahma Muthia | 0706270011 | Komunitas Peduli Wisata Lokal: Langkah Patisipatif Masyarakat Menerapkan Kebijakan Pariwisata Nasional | 1698 |
Debat Bahasa Inggris
| JUARA | Fakultas | Anggota |
| 1 | Ilmu Sosial dan Ilmu Politik | Irene Severina |
| Ahmad Naufal Da’i | ||
| Carolina D. Rainintha | ||
| 2 | Hukum | M. Subarkah Syafruddin |
| M. Reza Fahriadi | ||
| Grace Gabriela | ||
| 3 | Ekonomi | Ahdiat Permana |
| Edi Saputra | ||
| Ryan |
Best Speaker: Ahdiat Permana dan Edi Saputra (FE UI)
Debat Bahasa indonesia
| JUARA | Fakultas | Anggota |
| 1 | Ilmu Sosial dan Ilmu Politik | Arina Hidayatul |
| M. Arfandi | ||
| M. Daud | ||
| 2 | Ekonomi | Akbar Nikmatullah D |
| Ahmad Mikail | ||
| I Ketut Adi Putra | ||
| 3 | Teknik | Haris Hakim |
| Raka Cahya | ||
| Maman Abdurokhman |
Pembicara Terbaik : Ahmad Mikail (FE UI)
Poster Inspiratif
| JUARA | Fakultas | Pembuat Karya | Judul Poster | Total Nilai |
| 1 | Ilmu Sosial dan Ilmu Politik | Rahardian Wahyu Pradana | Rokok : Sweet As Candy | 1008 |
| 2 | Ekonomi | Levana Kartika Putri | Burning | 977 |
| 3 | Kesehatan Masyarakat | Irma Surya Kusuma | UI Bebas Asap Rokok 2012 | 943 |
Poster Terfavorit
| JUARA | Fakultas | Pembuat Karya | Judul Poster |
| 1 | Ilmu Pengetahuan Budaya | Dwi Andriyan | Berhenti |
| 2 | Kedokteran Gigi | Eva Yuli Andari | Smoking Means Suicide |
| 3 | Kedokteran | Hasna Afifah | Tunjukkan pada dunia, karya terbaikmu! |
OIM Quiz
| JUARA | Fakultas | Peserta |
| 1 | Teknik | Terry Admajaya |
| 2 | Ilmu Sosial dan Ilmu Politik | Yusuf Hakim Gumilang |
| 3 | Psikologi | Achmad Haryo Puja Siswono |
Juara umum OIM UI
| JUARA | Fakultas | Emas | Perak | Perunggu | Total Poin* |
| 1 | Ilmu Sosial dan Ilmu Politik | 5 | 1 | 0 | 22 |
| 2 | Teknik | 1 | 0 | 2 | 6 |
| 3 | Ekonomi | 0 | 2 | 1 | 5 |
juara 1= 4 poin, juara 2= 2 poin, juara 3= 1 poin
Gelegar Olimpiade Ilmiah Mahasiswa (OIM) UI 2009

Olimpiade Ilmiah Mahasiswa UI atau yang biasa disingkat OIM UI tahun 2009 segera menuju puncak acaranya. Ini merupakan ajang bergengsi bagai mahasiswa UI untuk berlomba-lomba dalam meunjukkan kebolehannya di bidang ilmiah. Setiap fakultas akan berusaha keras memperebutkan Juara UMUM piala Bergilir Rektor UI untuk yang pertama kalinya. dengan rangakaian lomba yang terdiri dari PKM-GT, Esai Pemikiran Kritis, Debat Bahasa Inggris, Debat Bahasa Indonesia, Poster Inspiratif, dan OIM Kuis. Untuk Poster inspiratif juga memperbutkan kategori Poster terfavorit melalui vote manual dan on-line. Jadi semua pihak bisa ikut berpartisipasi dan memeriahkan acara ini.
Bagi rekan-rekan mahasiswa yang belum sempat mengikuti lomba secara langsung, jangan khawatir rangkaian Acara OIM juga meyelenggarakan Talkshow OIM UI yang diselenggarakan di puncak acara pada Hari Jumat tanggal 6 November jam 13.00 di Studen Center FE UI. Akan hadir Keynote Speaker Rhenald Kasali, Pembicara: Tjut Rifamutia (Psikolog), Bpk Anis (Wakil Rektor 1 UI), Sofwan Al-Banna C (Mapres Nasional 2006 dan pemenang Esai Internasional 2009).
Tidak hanya itu pada saat sebelum opening ceremony di Gd 9 FIB, mahasiswa UI akan disuguhkan PARADE OIM UI yang akan berjalan jam 12.30. Terus saksikan dan pastikan kalian semua tidak melewatkan moment-moment spesial di setiap hari mulai tanggal 2 sampai dengan 6 November 2009.
Tunggu apa lagi..mari bersiap menyambut Gelegar OIM UI 2009.
OIM UI
BANGKIT INTELEKTUAL MUDA - BANGKIT NUSANTARA
Pemira lagi..pemira lagi.. (2)
Ehm...setelah gw lihat dan baca-baca...visi-misi, ok mereka masing2 standpoint yang kurang lebih sama. tinggal pengolahan kata-katanya saja yang berbeda.. Keduanya juga berasal dari anak pergerakan yang saya tahulah kecondongannya kemana.. Bagi saya lihat dulu bagaimana mereka benar-benar serius untuk menjadikan BEM UI menjadi lebih baik (tidak sekedar pergerakannya saja loh).
Menurut pengamatan saya pribadi selama ini BEM UI belum terlalu proporsional dalam menggarap ranah-ranah yang ada. Terutama di bidang pendidikan dan keilmuan. Program-program yang ditawarkan masih terlalu parsial dan pragmatis seakan sebagai pelengkap saja agar BEM UI merangkul semua ranah. Sedangkan gregetnya hanya dibebankan pada Departemen P & K nya saja. berbeda dengan Pusgerak atau polhum yang harus dipahamkan ke semua pengurus dan kepanitiaan BEM UI. Bahkan apa yang dibawa P & K pun harus disesuaikan dengan arahan dari Pusgerak. Namun secara subtansinya P & K terlihat masih mencari-cari arah dan tujuan besarnya...Konsen BPH BEM UI kelihatan timpang ketika menangani masalah P & K ini.. (atau mungkin karena saya terlalu banyak bermain di fakultas kah? nah berarati di fakultas pun g terasa he...) Hayo..para kandidat pada tahu g? PR besar P & K ke depannya? Kita ambil contoh kecil saja masalah penyelenggaraan OIM UI..bahkan timelinenya aneh... Goalnya OIM UI sbenarnya apa ce? Apakah sekedar biar ada program kerja keilmiahan di UI..cukup..atau ada tujuan yang lebih besar lagi? Kalaupun sebagai ladang mencari bibit2 unggul untuk PIMNAS kenapa penyelenggaraannya malah setelah deadline pengumpulan karya PIMNAS???? Loh..terus buat apa sih sebenarnya?
Sebagai seorang Ketua tantangannya adalah bagaimana caranya bisa merangkul semua, memahami betul setiap ranah, dan kemudian membagi perhatiannnya secara proporsional. Memang selalu ada skala prioritas. Namun bukan berarti dengan adanya sekala prioritas tersebut kemudian mengurangi nilai dan substansi yang harus dibawa disetiap ranah.. Saya sadar betul apa background keorganisasian kalian. Bagi saya ini rawan sekali kepemimpinan mereka berdua (siapapun yang terpilih) akan terkutat kembali kepada gerakan BEM UI yang sudah-sudah.
Setiap kandidat untuk mendapatkan daya tarik tertentu mengeluarkan hal-hal yang baru. Itu sudah biasa. Namun yang menjadi pertanyaan adalah apakah hal-hal yang baru tersebut memang sesuai kebutuhan UI? atau hanya sebagai daya jual saja?
Masalah eksklusif-inklusif menjadi bahan yang empuk untuk berkampanye ria.. Yups, yang saya tahu mereka berdua anak PPSDMS yang sudah memahami akan itu. Seharusnya ini sudah tidak jadi masalah lagi bagi mereka. Bagaimana PPSDMS'ers harus mampu menjadi pemimpin yang moderat dan tidak eksklusif... Sudah paham, tinggal bagaimana praktik dari keduanya?
Yups kita tunggu saja adegan demi adegan, babak demi babak berikutnya....
^_^
Menuju Puncak Acara OIM UI 2009
Tgl 14 Oktober 2009 lalu, pendaftaran dan pengumpulan karya OIM UI 2009 resmi ditutup.
Ini dia rekapitulasi data nya:
1. PKM-GT (maks 3 karya per fak). Total karya yang terkumpul adalah 30 karya. Rinciannya:
FK: 2 FH: 3
FKG: 3 FPsi: 1
FMIPA: 3 FISIP: 3
FKM: 3 FIB: 1
FIK: 3 FE: 2
FT: 3
Fasilkom: 3
2. ESAI PEMIKIRAN KRITIS1 (maks 3 karya per fak). Total karya yang terkumpul adalah 27 karya. Rinciannya:
FK: 1 FH: 1
FKG: 3 FPsi: 1
FMIPA: 1 FISIP: 3
FKM: 3 FIB: 3
FIK: 3 FE: 3
FT: 3
Fasilkom: 2
3. POSTER INSPIRATIF (maks 3 karya per fak). Total karya yang terkumpul adalah 22 karya. Rinciannya:
FK: 2 FH: 1
FKG: 3 FPsi: 1
FMIPA: 0 FISIP: 3
FKM: 3 FIB: 1
FIK: 2 FE: 2
FT: 3
Fasilkom: 1
4. DEBAT BAHASA INGGRIS (maks 1 tim per fak). Total peserta adalah 12 tim dari 12 fakultas
5. DEBAT BAHASA INDONESIA (maks 1 tim per fak). Total peserta adalah 12 tim dari 12 fakultas
6. OIM QUIS (maks 1 tim per fak). Total peserta adalah 12 tim dari 12 fakultas
UNTUK PKM-GT DAN ESAI PEMIKIRAN KRITIS ADA SELEKSI TAHAP I TINGKAT UNIVERSITAS UNTUK MENENTUKAN 12 TERBAIK FAKULTAS YANG AKAN PRESENTASI PADA 2-6 NOV 2009.
PENGUMUMAN HASIL SELEKSI TAHAP I TINGKAT UNIVERSITAS PADA TANGGAL 23 OKTOBER 2009
Nantikan sapa saja wakil fakultasmu yang berhak berlaga di OIM UI 2-6 Nov
OIM UI 2009: Bangkit Intelektual Muda, Bangkit Nusantara!
Selamat UTS...
Selamat UTS ya... semoga dapat hasil yang terbaik... jangan lupa yang penting lagi adalah bagaimana ilmu yang kita dapatkan bisa kita bagi ke banyak orang lagi..agar ilmu kita lebih bermanfaat..
Persiapan UTS sejauh ini bagaimana nih? semoga sudah memeprsiapkan yang terbaik..
Jaga kesehatan jg agar UTS nanti bisa fit & fresh dalam mengerjakan soaal...
Sukses semuanya ^_^
Pemira lagi..pemira lagi..
Apalagi yang udah santer adalah pemira IKM UI.. Mulai banyak intrik-intrik..'curi' start...penokohan...sampai paket black campaign..
Ehmmm..seru juga sih..
Di depan Gerbatama UI sana berdiri gedung megah yang bertuliskan Pesantren Mahasiswa PPSDMS Nurul Fikri Jakarta.. yang katanya school of future leader. Mungkin ajang ini salah satu media pembuktian para pemimpin muda itu untuk memberikan kontribusi terbaiknya di kampus tercinta UI.. Kalau biasanya hanya satu calon yang maju dari sana.. sekarang dua loh...
Siapa itu?
1. Farid Septian Kriminologi FISIP UI 2006
2. Imaduddin Abdullah HI FISIP UI 2006
Selain itu ada g ya dari luar PPSDMS?
Wah..FISIP dua2nya? kenapa ya? mungkin karena dari fakultas ilmu politik kali ya..trus suka mensimulasikan perpolitikannya di kampus..biar waktu pasca kampus dah terbiasa..he...
Keduanya mulai jarang di asrama nih..konsolidasi tim di luar..kenapa g di asrama aja ya? kan bisa sharing antar tim..he..mungkin g sih?
................................................to be continued.......................................................................................
COMING SOON OPEN TENDER PO PEMIRA FISIP UI 2009
Kenapa 2 kali?
Karena di tahun 2009 ini merupakan tahun transisi periodesasi kelembagaan yang awalnya dari Juli ke Juni menjadi Januari ke Desember. Jadi sebagai konsekuensi transisi, maka pemira di tahun 2009 mau tidak mau harus dilaksanakan sebanyak 2 kali.
Kok Bisa? Harus ya kita alih periodesasi?
Iya, ini sudah menjadi kesepakatan bersama seluruh kelembagaan di Universitas Indonesia sejak tahun 2007 yang lalu. hal ini merupakan salah satu tindak lanjut dari SK Rektor tentang kelembagaan mahasiswa. Jadi semua diberi batasan untuk menyelesaikan masa peralihan sampai akhir 2009.
Berarti Kepengurusan BPM, BEM, dan HM tidak genap satu tahun dunk?
Ya, tepat sekali. Ini sudah menjadi konsekuensi logis bagi para pengurus lembaga di tahun 2009. Selain itu, hal ini menjadi suatu tantangan tersendiri bagi para ketua lembaga untuk menyukseskan visi misi dan program kerja yang telah disusunya dalam jangka waktu lebih kurang 6 sampai 8 bulan.
Kapan sih tanggal pastinya Open Tender PO PEMIRA FISIP dibuka? Terus syarat-syaratnya apa?
Mau tau jawabannya? terus update informasinya melalui website BPM FISIP UI: www.bpmfisipui.com atau via facebook BPM: bpm fisip ui 09.
Lalu aturan di FISIP perlu diganti ga sih?
Perlu. oleh karena itu BPM FISIP UI 09 bersama para ketua lembaga di FISIP UI sekarang sedang mempersiapkan Musyawarah Mahasiswa (MUSMA) guna mengadakan amandemen Pedoman Dasar Kegiatan Kemahasiswaan (PDKK) FISIP UI.
Siapa saja yang boleh ikut MUSMA itu?
Semua mahasiswa yang tergabung dalam Ikatan Keluargan Mahasiswa FISIP UI. Yaitu mahasiswa Aktif S1 dan D3 FISIP UI pada tahun ajaran yang bersangkutan dan tidak terjerat sanksi akademis.
Kapan MUSMA akan diselenggarakan?
Jika tidak ada aral melintang, Musma akan diselenggarakan pada bulan Oktober 2009.
Saya belum pernah baca PDKK tuh. Kalau minta dimana ya?
Download aja di website bpm. atau langsung kirim alamat email ke facebook atau email/milist BPM. Lalu operator/humas BPM akan mengirimkan PDKK tersebut ke alamat email anda
Wah kelihatannya seru tuh..ikutan dunk...
Yup, mari kita sukseskan bersama MUSMA dan PEMIRA FISIP UI 2009
menuju tata kelembagaan FISIP UI yang sinergis dan terintegrasi... !!!
WOW......BPM FISIP UI 09
Gempa Mengguncang Kampus
heboh....semua mahasiswa beredaran keluar kelas dan menghindari gedung-gedung tinggi. Tapi ternyata sekeliling gedung tinggi semua.Waa...gimana dunk?







