Tampilkan postingan dengan label curhatanku. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label curhatanku. Tampilkan semua postingan
Kekuatan Kebaya Ibu
Posted in
Label:
curhatanku
|
di
03.39
Setelah sekian lama saya tak sempat mengarahkan jari ini ke blog yang ok ini, akhirnya kini sempat juga...
Rasanya terlalu cepat waktu ini berlalu. Tiba-tiba sudah wisuda saja. Itupun sudah cukup terseok-seok akibat harus putar haluan penelitian yang awalnya kuantitatif jadi kualitatif. Sempat waktu bulan maret ketika skripsiku bahkan jalan ditemoatpun tidak -stag tiada berdaya-. Saya pun pulang ke jombang, daerahku tercinta. Bahkan saat itu sempat terlintas, mungkin saya tidak akan lulus 4 tahun karena tinggal 2 bulan lagi dedline skripsi. padahal skripsi harus rombak habis-habisan.
----
saat itu, saya sedang duduk di ruang tamu sambnil merenungi nasib. mencoba untuk berpikir menata kembali peta hidup. tapi pikiran tak kunjung bersahabat. tiba-tiba Ibuku keluar dari kamarnya sambil memakai baju kebaya. Tentu saja saya terheran. Perasaan hari ini tidak ada undangan pernikahan. Ibu memakai kebaya, tapi kok gak pakek dandan ya. Pikiran makin terpenuhi tanda tanya. ?????????
Ibu pun meperlihatkan sisi samping dan belakang kebayanya padaku seraya berkata "Piye, pantes gak?" (bagaimana pantas tidak?)
spontan saya pun menjawab "Nggih pantes buk, emang ibuk bade teng pundi?" (Ya pantas lah bu, memangnya Ibu mau kemana?)
Ibu : "Loh, iki digae nang wisudamu...bulan opo wisudamu? agustus iki kan?" (Ini dipakae waktu wisudamu...bulan apa wisuda kamu? agustus ini kan?)
ZIIIIING.........................
Rasanya bagai disambar halilintar....darah ini tiba-tiba mengalir semakin deras...rasanya lebih capek daripada lari mengelilingi gunung...
Entah kenapa saat itu saya pun spontan menjawab “ee...Inggih buk, agustus niki wisuda” (Iya Bu, Agustus ini wisdua)
Huwaaaaa....apa yang telah kukatakan...
Saya bilang agustus ini wisuda. Sedangkan skripsi belum jelas entah dibawa kemana.
Walhasil...mau gak mau, saya harus putar otak lebih keras lagi.
Saya putuskan segera balik ke depok. Langsung bikin janji dengan pembimbing skripsi.
---------------------
Bersambung dulu ya...... ^_^
Baca selengkapnya "
Kekuatan Kebaya Ibu
" ini - by Mansyur Ridlo
Rasanya terlalu cepat waktu ini berlalu. Tiba-tiba sudah wisuda saja. Itupun sudah cukup terseok-seok akibat harus putar haluan penelitian yang awalnya kuantitatif jadi kualitatif. Sempat waktu bulan maret ketika skripsiku bahkan jalan ditemoatpun tidak -stag tiada berdaya-. Saya pun pulang ke jombang, daerahku tercinta. Bahkan saat itu sempat terlintas, mungkin saya tidak akan lulus 4 tahun karena tinggal 2 bulan lagi dedline skripsi. padahal skripsi harus rombak habis-habisan.
----
saat itu, saya sedang duduk di ruang tamu sambnil merenungi nasib. mencoba untuk berpikir menata kembali peta hidup. tapi pikiran tak kunjung bersahabat. tiba-tiba Ibuku keluar dari kamarnya sambil memakai baju kebaya. Tentu saja saya terheran. Perasaan hari ini tidak ada undangan pernikahan. Ibu memakai kebaya, tapi kok gak pakek dandan ya. Pikiran makin terpenuhi tanda tanya. ?????????
Ibu pun meperlihatkan sisi samping dan belakang kebayanya padaku seraya berkata "Piye, pantes gak?" (bagaimana pantas tidak?)
spontan saya pun menjawab "Nggih pantes buk, emang ibuk bade teng pundi?" (Ya pantas lah bu, memangnya Ibu mau kemana?)
Ibu : "Loh, iki digae nang wisudamu...bulan opo wisudamu? agustus iki kan?" (Ini dipakae waktu wisudamu...bulan apa wisuda kamu? agustus ini kan?)
ZIIIIING.........................
Rasanya bagai disambar halilintar....darah ini tiba-tiba mengalir semakin deras...rasanya lebih capek daripada lari mengelilingi gunung...
Entah kenapa saat itu saya pun spontan menjawab “ee...Inggih buk, agustus niki wisuda” (Iya Bu, Agustus ini wisdua)
Huwaaaaa....apa yang telah kukatakan...
Saya bilang agustus ini wisuda. Sedangkan skripsi belum jelas entah dibawa kemana.
Walhasil...mau gak mau, saya harus putar otak lebih keras lagi.
Saya putuskan segera balik ke depok. Langsung bikin janji dengan pembimbing skripsi.
---------------------
Bersambung dulu ya...... ^_^
KOREA SELATAN BIKIN DEG-DEGAN
Posted in
Label:
curhatanku
|
di
04.26
Pertandingan yang sangat ketat dipertunjukkan oleh tim pebulu tangkis dari Korea Selatan melawan China di laga Final memperebutkan Uber Cup. Akhirnya pertandingan ini berhasil dimenangkan oleh tim dari Korea Selatan dengan skor 3-1. Kemenangan Korsel dituntaskan oleh Lee Kyung Won/Ha Jung Eun atas Du Jing/Yu dengan poin 21-19, 14-21 dan 19-21. Kemenangan Korsel merupakan bukti pematahan dominasi China selama kurun waktu beberapa tahun terakhir.
Entah kenapa, pada saat pertandingan berlangsung saya sangat menginginkan kemenangan Korsel. Entah karena China telah membuat Indonesia tidak berhasil merebut Uber Cup di laga semifinal, atau karena kebosanan terhadap China yang selalu menjadi jawara di beberapa tahun terakhir. Yang jelas setelah kemenangan itu ditoreh oleh Korsel saya tidak bisa membendung sorak sorai kegembiraan saya.
Satu alasan yang jelas membuat saya senang akan kekalahan China adalah semoga kekalahan serupa di laga Final Thomas Cup terjadi. Dengan kata lain semoga Indonesia yang berhasil merebut Thomas Cup. Saya ingin bersorak lebih lepas lagi dari pada sekedar kekalahan China, tapi sorak kegembiraan atas kemenangan Indonesia negaraku tercinta.
Taufik dan kawan-kawan, saya akan terus mendukungmu. Berjuanglah sebaik mungkin. Doaku juga turut mengiringi finalmu nanti.
JAYALAH BULU TANGKIS INDONESIA
JAYALAH TERUS NEGERIKU
Baca selengkapnya "
KOREA SELATAN BIKIN DEG-DEGAN
" ini - by Mansyur Ridlo
Entah kenapa, pada saat pertandingan berlangsung saya sangat menginginkan kemenangan Korsel. Entah karena China telah membuat Indonesia tidak berhasil merebut Uber Cup di laga semifinal, atau karena kebosanan terhadap China yang selalu menjadi jawara di beberapa tahun terakhir. Yang jelas setelah kemenangan itu ditoreh oleh Korsel saya tidak bisa membendung sorak sorai kegembiraan saya.
Satu alasan yang jelas membuat saya senang akan kekalahan China adalah semoga kekalahan serupa di laga Final Thomas Cup terjadi. Dengan kata lain semoga Indonesia yang berhasil merebut Thomas Cup. Saya ingin bersorak lebih lepas lagi dari pada sekedar kekalahan China, tapi sorak kegembiraan atas kemenangan Indonesia negaraku tercinta.
Taufik dan kawan-kawan, saya akan terus mendukungmu. Berjuanglah sebaik mungkin. Doaku juga turut mengiringi finalmu nanti.
JAYALAH BULU TANGKIS INDONESIA
JAYALAH TERUS NEGERIKU
Keluargaku di BPM FISIP UI 2009
Posted in
Label:
curhatanku
|
di
07.40
Pemira pun sudah digaungkan.. rasanya jadi campur aduk nih. Seneng juga karena dikit lagi berarti tugas selesai, dan bisa beraktivitas yang lain lagi. Fokus hal-hal yang baru lagi. Sedih...rasanya baru kemarin deh kita raker di pulau pramuka kepulauan seribu. rasanya belum banyak yang kuberikan pada saudara-saudaraku di BPM. kok udah mau bubaran sih.. Takut...kalau ternyata apa yang kita komitmenkan di awal dengan goal-goal yang kita bikin bersama ternyata masih belum bisa dicapai sampai akhir kepengurusan nanti. Lalu apa tinggalan kita untuk kepengurusan selanjutnya. Amanah ini tidak hanya akan dipertanyakan di dunia, namun juga di akhirat. Sudah bener ga ya tugas dan fungsi yang saya lakukan selama ini. Ada g ya yang merasa terdzolimi dengan keberadaanku (kalau ada maafin ya...). FISIP merasa terbantu ga sih dengan adanya BPM? jangan-jangan ada atau tidaknya BPM FISIP UI 09 ga ada pengaruhnya sama sekali ke FISIP. Atau malah merugikan? aduh...jadi takut nih meninggalkan amanah ini tanpa hal-hal yang berarti bagi pengurus BPM dan FISIP tentunya..
BPM'ers..sebenarnya yang kalian rasakan di BPM gimana sih?sudahkan kalian merasa kberadaan kalian di BPM menjadi warna tersendiri yang membuat beruntung menjadi bagian di dalamnya atau malah sebaliknya? atau malah menjadi trauma tersendiri?
Sebenarnya bagaimana sih kalian melihat BPM ini ke depannya? adakah rasa untuk terus memperbaikinya? ataukah BPM sekedar lewat saja sebagai pelengkap mozaik keorganisasian kalian? Sberapa cintakah kalian dengan BPM? Penting ga sih BPM?
Saya ingin sekali..kita ngobrol panjang lebar mengeluarkan segala apa yang kita pendam di hati dan pikiran masing-masing tentang BPM kita... Kapan ya waktu itu ada bagi kita... agar sebelum kepengurusan kita berakhir kita sempat memperbaiki semuanya..yang seharusnya memang kita bereskan...
Salam hangat untuk BPM'ers 2009... semoga legenda yang ditinggalkan adalah legenda manis yang membuat orang tersenyum bangga...
Langganan:
Postingan
(
Atom
)







